Menurut keterangan Polda Papua, pesawat Smart Air ditembaki dari hutan di samping Bandara Koroway. Pesawat tersebut ditembaki sesaat setelah mendarat.
“Pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan samping areal bandara,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
Cahyo mengatakan bahwa pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT, membawa 13 penumpang. Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro, yang keduanya meninggal akibat penyerangan tersebut.
Gempa Dangkal M3,5 Guncang Bener Meriah Aceh, Pusatnya di Darat
Gempa dengan kekuatan Magnitudo 3,5 mengguncang Bener Meriah, Aceh pada Selasa (10/2/2026). Gempa yang berpusat di darat itu dilaporkan terjadi sekira pukul pukul 05.37 WIB.
Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut berlokasi di 28 KM dari Barat Laut dari Kabupaten Bener Meriah. Sementara itu, pusat kedalaman gempa berada di 4 KM.
“(UPDATE) Mag:3.5, 10-Feb-26 05:37:10 WIB, Lok:4.95 LU, 96.75 BT (Pusat gempa berada di darat 28 km Barat Laut Kab. Bener Meriah), kedlmn:4 Km. Dirasakan (MMI) II-III Bener Meriah,” tulis akun medsos X @infoBMKG.
Namun belum diketahui dampak dari gempa tersebut. Sementara, warga Bener Meriah dan sekitarnya diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian keterangan BMKG.
Aksi pria misterius tersebut terekam kamera CCTV di Jalan Krendang Selatan, Tambora. Dalam rekaman video viral, pria itu terlihat memanggul sebuah karung plastik berukuran besar saat melintas di area permukiman warga.
Warga menduga karung plastik yang dibawa pria tersebut berisi jasad manusia. Kecurigaan itu muncul setelah sejumlah warga mengaku melihat bagian dari isi karung menyerupai organ tubuh manusia, yang diduga kaki.
Salah satu warga setempat, Aan, mengaku resah dengan kejadian tersebut. Menurutnya, keberadaan pria misterius yang membawa karung plastik mencurigakan itu menimbulkan ketakutan di lingkungan warga.
“Warga jadi takut karena karungnya mencurigakan, apalagi katanya terlihat seperti kaki manusia,” ujar Aan.
Hal itu disampaikan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam sambutannya mewakili Menkomdigi, Meutya Hafid, pada Outlook Media 2026 bertajuk “Memandang Masa Depan Media: Sinergi Bisnis, Tren Periklanan, dan Integritas di Era Hiper-Konektivitas” yang digelar Dewan Pers, Kamis (5/2/2026).
Sebagai pilar demokrasi, kata dia, pers yang berkelanjutan merupakan kepentingan bersama. Untuk itu, pemerintah berkomitmen hadir melalui regulasi, mulai dari UU Pers, UU Penyiaran, hingga aturan di ranah digital, untuk memastikan ekosistem media yang sehat, berkeadilan, dan berintegritas.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus menjadi mitra dalam menjaga ekosistem pers yang sehat, pers yang mampu bertahan secara ekonomi, tetap independen secara editorial, dan dipercaya oleh publik. Karena pers yang kuat dan berintegritas bukan hanya kebutuhan industri, melainkan fondasi penting bagi masyarakat yang demokratis dan berdaya,” kata Fifi.
Sebelum Dimakamkan, Istri Hoegeng Dapat Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama (tangkapan layar)
Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng atau Eyang Meri, resmi mendapatkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Prabowo Subianto.
1. Dapat Tanda Kehormatan
Pemberian itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2026 tentang Penganuegarahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama. Keppres itu diteken Presiden Prabowo Subianto pada 4 Februari 2026.
Keppres itu dibacakan salah satu petugas Polri sebelum jasad Eyang Meri dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.
“Menganuegarahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama kepada Almarhumah Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng sebagai penghargaan kepada WNI bukan Anggota Polri yang berjasa besar, dengan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan kewajiban yang disumbangkan untuk kemajuan dan pengembangan kepolisian sebagaimana diatur dalam UU,” bunyi Keppres tersebut.
Sebelumnya, pihak keluarga menyerahkan jenazah ke Polri untuk pemakaman. Prosesi pelepasan jenazah digelar di rumah duka, Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 Rt 003/028, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini juga dilakukan secara resmi.
Prosesi pelepasan jenazah dari pihak keluarga Eyang Meri, diwakili oleh putra pasangan Jenderal Hoegeng Iman Santoso dan Meriyati Roeslani, Aditya Soetanto. Sementara pihak Polri dipimpin Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada.
Kemenag: Indonesia Perkuat Diplomasi Alquran di Tingkat Global
Kementerian Agama memperkuat diplomasi Alquran dan penguatan literasi keislaman di tingkat global. Pemerintah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir.
Kepala Unit Percetakan Alquran (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Ismail Nur, mengatakan, dalam ajang internasional tersebut, UPQ menandatangani MoU dengan empat mitra Mesir, yaitu United Egypt Company for Trading and Individual Investment, Aldiplomasy, Dar-Mobdioun for Publishing and Distribution, serta United Arab Foundation.
“Seluruh MoU ini memiliki substansi kerja sama yang sama, mencakup bidang percetakan, penerbitan, distribusi mushaf Alquran, serta penguatan literasi dan pemikiran keislaman,” ujar Ismail Nur, Senin (2/2/2026).
Menurut Ismail, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi dan distribusi mushaf Alquran, tetapi juga diarahkan untuk membangun kolaborasi strategis internasional dalam penyebarluasan literasi Alquran, pendidikan keagamaan, serta penguatan pemikiran Islam moderat.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memperluas akses masyarakat Mesir dan kawasan sekitarnya terhadap mushaf Alquran Indonesia yang berkualitas, sahih, dan terverifikasi, sekaligus menguatkan peran Indonesia sebagai aktor global dalam diplomasi Alquran,” jelasnya.
Ia menambahkan, MoU tersebut juga membuka ruang dialog peradaban melalui penyelenggaraan pameran buku dan mushaf Alquran, seminar internasional, serta forum-forum ilmiah lintas negara. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan menjadi medium pertukaran gagasan, keahlian, dan pengalaman antarnegara dalam pengembangan literasi keislaman global.
MoU tersebut ditandatangani di Kairo, Republik Arab Mesir, pada 29 Januari 2026, dan berlaku selama tiga tahun sejak 2026, dengan kemungkinan diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis para pihak.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU periode 2015–2021, Ulil Abshar Hadrawi, menyampaikan pandangannya terkait formasi ideal kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menjelang Muktamar ke-35 NU.
Menurut Ulil, kepemimpinan PBNU perlu dirancang secara matang dengan mempertimbangkan kemaslahatan jam’iyyah dan kesinambungan Khittah NU.
Ia menilai, Muktamar NU bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah organisasi di tengah dinamika sosial, politik, dan keumatan yang semakin kompleks.
“Pemilihan kepemimpinan PBNU tidak semestinya didasarkan pada popularitas atau emosionalitas muktamirin, melainkan pada kemaslahatan jam’iyyah dan kesinambungan khittah NU,” kata Ulil, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan, dalam tradisi NU terdapat pembagian peran yang jelas antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Rais Aam berfungsi sebagai poros keulamaan dan penjaga arah moral organisasi, sementara Ketua Umum berperan sebagai penggerak organisasi dan penanggung jawab tata kelola jam’iyyah.
“Atas dasar itu, saya memandang formasi KH. Said Aqil Siroj sebagai Rais Aam PBNU dan KH. Zulfa Mustofa sebagai Ketua Umum PBNU sebagai pilihan yang patut dipertimbangkan secara serius oleh Ahlul Halli wal ‘Aqdi dan para muktamirin,” ujarnya.
Keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S (12.5°LS, 106.7°BT) di Samudra Hindia selatan Jawa Barat memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Indonesia. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Utara hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6—20 knot.
Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 8—30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Barat.
Kondisi tersebut mengakibatkan gelombang setinggi 1.25–2.5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, Laut Jawa bagian timur, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafuru bagian utara.
Sementara itu, gelombang setinggi 2.5–4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat.
Lalu, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.
Sekjen Pengurus Pusat IAGI Mirzam Abdurrachman (Foto: Ist)
Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menekankan pentingnya geosains sebagai landasan utama dalam mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan nasional. Selama ini, penanganan bencana dinilai masih dominan bersifat reaktif, bukan berbasis pencegahan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IAGI Mirzam Abdurrachman, mengatakan ingin mendorong perubahan pola pikir dalam menghadapi bencana kebumian.
“Kami berharap dari pengalaman bencana yang terjadi, kita tidak lagi merespons secara reaktif. Kejadian terjadi, baru kemudian kita mengambil tindakan. Geosains harus menjadi dasar pengambilan keputusan,” ujar Mirzam di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Sebab itu, forum diskusi yang digelar IAGI melalui talk show dan focus group discussion (FGD) diharapkan bisa menjelaskan persoalan tersebut. Ia menilai, bencana yang berulang menjadi indikasi bahwa peran geosains belum ditempatkan secara optimal dalam kebijakan tata ruang, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan risiko bencana.
Padahal, melalui pendekatan geosains, pemerintah dapat memetakan wilayah rawan, kawasan relatif aman, serta jenis ancaman bencana yang berpotensi terjadi di suatu daerah.
SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Cisarua, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Longsor Susulan (Ist)
Tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Pasirkuning RT 05/11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dalam pencarian itu, tim SAR juga meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan potensi longsor susulan di lokasi kejadian.
1. Pencarian Korban Longsor
Hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 19.00 WIB, tim SAR Gabungan telah mengevakuasi satu korban selamat, empat korban meninggal dunia, serta menemukan dua bagian tubuh (body part) yang masih menjalani proses identifikasi.
SAR Mission Coordinator Operasi SAR Bencana Tanah Longsor Cisarua, Ade Dian, mengatakan korban selamat atas nama Lili berhasil dievakuasi pada pukul 11.10 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Pasirlangu untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah itu, tim melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lain yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pencarian berlanjut hingga sore hari. Pada pukul 15.54 WIB, tim menemukan tiga korban perempuan, dua di antaranya ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama, sementara satu korban lainnya ditemukan di titik koordinat berbeda. Penemuan terakhir pada hari yang sama terjadi pukul 18.23 WIB, dengan satu korban perempuan kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pada pukul 19.00 WIB, tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi harian untuk menentukan strategi lanjutan. Berdasarkan data sementara, tercatat 23 orang selamat, 9 orang meninggal dunia, dengan rincian lima korban telah diserahterimakan kepada keluarga dan empat korban masih berada di Posko DVI.